Aku, buku dan anakku
Kamis, 8 maret 2018
Bismillah
Alhamdulillah hari ini aku baru ada kesempatan untuk membaca wag bunsay. Sudah 2 mingguan tak terbaca karena kondisi yang tak memungkinkan. Begitu baca isi wag ternyata sudah mulai tantangan ke 5 hihi..udah seminggu pula jalannya.
Akhirnya kubaca pelan pelan chat dari penerimaan badge sampailah masuk ke materi level 5. Oh ternyata ini level yang paling seru bagiku, bagaimana tidak, dilevel kali ini membahas tentang menstimulus anak suka membaca. Ini ada kenangan tersendiri buatku dimana mengenang 4 tahun yang lalu.
Diawali pertemuanku dengan iip ketika anak keduaku baru lahir dan waktu itu sempat mengikuti kuliah tiap rabu di wiziq. Serasa mendapat air di gurun tandus yang dikala itu aku benar benar mencari ilmu bagaimana mendidik anak anakku. Anak pertama kala itu berumur 3,5 th dan belum bisa ngomong hanya ngoceh tak jelas. Aku sangat bingung nih anak mau diapain? Yang ku tau hanya menjaga kesterilan tubuhnya dan makanan yang mesti sehat.
Dari iip aku banyak sekali belajar. Tiap rabu ketika kuliah mulai aku antusias tuk mendengar dan agak memaksa suami ikut dengar hihihi..ooooh ternyata begini..ooo ternyata begitu..
Apalagi pas bu septi cerita kalau anaknya elan bisa membaca diusia 4 tahun. Waw takjubnya aku. Begitu penasaran aku dan bertanya tanya apa yang mesti dilakukan. Bu septi menjelaskn anak anak dikenali buku sejak dini. Aku bertanya tanya buku yang seperti apa? Saat itu aku sangat minim info tentang buku anak anak. Aku hanya punya beberapa buku anak tapi aku tidak paham ini buku mau diapain. Sejujurnya aku tidak pandai berdongeng. Sama anak juga suka jaim. Si anak dikasi buku yang ada bukunya robek hehe..
Tak berhenti sampai disitu beberapa bulan kemudian aku ikut grup ibu ibu. Bertambah semangat lah aku. Disitu ternyata banyak yang homeschooling dan ini sesuatu hal baru bagiku. Ibu ibu itu sharing tentang mendidik anak dirumah dimulai dari 0 tahun. Aku juga baru dengar masa masa golden age yang sangat asing ditelingaku. Makin haus ilmu aku dibuatnya. Banyak buku parenting yang kubeli(walau ga smua terbaca hihi) dan selalu antusias dengan sharing ibu ibu tentang mendidik anaknya sesuai tahapan usia. Ada rasa khawatir jg saat itu karena anakku sudah berumur 4 thn. Hanya tinggal setahun ini saja lagi kesempatan bagiku. Ibu ibu juga menyinggung tentang buku anak anak. Aku takjub ternyata ada buku anak anak yang bikin anak suka membaca yah. aku tanya mbah google buku anak anak yang menarik. Trus kuminta pendapat suami, ternyata diawal pernikahan kami suami pernah berencana ingin membeli paket buku anak anak. Tanpa basa basi kami cari penjual. Aku share di fb siapa yg menjual buku paket tersebut. Begitu ada respon langsung kami transaksi. Begitu buku paket itu sampai ditangan kami tak henti hentinya rasa takjub dan penasaranku. Aku dan anak anakku membaca 27 buku itu dalam waktu semalam hahaha..benar benar buku yang sangat menarik.
Itulah awal mula kegilaanku suka buku anak anak..tiap hari yang dipikaranku nambah buku anak anak apalagi yah? aku rela tidak jajan, beli ini itu ataupun jalan jalan. Akupun irit irit demi membeli buku anak anak. Menabung hanya untuk beli buku anak anak. Ntah napa aku bisa tahan untuk tidak beli baju baru ataupun apalah. Tapi kalu lihat buku anak anak tak bisa ditahan mesti beli. Pelan pelan kami nabung buku alhamdulillah sekarang anak anak punya pustaka sendiri. Salah satu alasan kami mengepung anak anak dengan buku supaya anak pertama kami bisa beralih dari gadget ke buku. Salah kami juga sih yang memberi anak tontonan karena ketidaktahuan kami.
Alhamdulillah dengan adanya buku, anak anak cinta dengan bukunya dan suka membaca. Banyak hikmah yang kami dapat dari perjalanan 4 thn ini.
Kembali ke tantangan 5
Ternyata sisa waktu 10 hari lagi yang mau tak mau harus mulai dikerjakan. Salah satunya membuat pohon literasi. Karena waktu lumayan mepet aku mesti berpikir cepat bagaimana membuat pohon ini. Setelah dapat ide segera kukerjakan dengan bahan seadanya di rumah. Anak anak antusias membantu.
Alhamdulillah tiap hari mesti ada membaca karena buku buku ini ibarat sahabat main nya anak anak., pohon nya ditempel seadanya dulu karena udah lupa juga buku buku apalagi yg sudah dibaca saking banyaknya..
Tiap malam sebelum tidur juga biasanya membaca dulu dan sering buku itu ikut tidur dengan anak anak. Giliranku merapikan buku buku itu ketempatnya. Aku juga selalu ingatkan ke anak anak buku buku ini mesti dijaga dan dirawat.
Ada aturan yang kubuat untuk anak anak buku buku yang mana saja boleh dibaca dihari apa. Misal hari senin sampai jumat hanya boleh baca buku kisah dan islami. Hari sabtu ahad bebas membaca buku mana saja.
Anak anak bisa betah lama lama membaca buku. Buku buku juga sangat membantuku menjadi asisten sementaraku ketika aku lagi ada kerjaan di belakang hehe..
Anak anak sangat suka ketoko buku atau perpustakaan dibandingkan ke mall. Kalau ke mall pun pasti ketoko buku.
Ada rasa sangat bahagia yang kurasa ketika anak anakku menerima paket buku dan terucap rasa syukur alhamdulillah dari mulut mulut mungil mereka.
Buku adalah kado terindah bagi anak anak kami.. anak anak bahagia akupun bahagia..
Buku merupakan hiasan dinding terindah bagiku. Kumpul sekeluarga di ruang serbaguna perpus mini kami merupakan pemandangan terindah bagiku dan pojok ternyaman bagi kami smua yang merupakan suatu kebahagiaan di keluarga kecil kami.
Semoga buku buku ini menjadi berkah buat anak anak kami dan kami jg bisa menebar virus gemar membaca dari buku buku yang kami jual ini.
aamiin
#GameLevel5
#Tantangan Hari ke 1
#KuliahBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst
Kamis, 8 maret 2018
Bismillah
Alhamdulillah hari ini aku baru ada kesempatan untuk membaca wag bunsay. Sudah 2 mingguan tak terbaca karena kondisi yang tak memungkinkan. Begitu baca isi wag ternyata sudah mulai tantangan ke 5 hihi..udah seminggu pula jalannya.
Akhirnya kubaca pelan pelan chat dari penerimaan badge sampailah masuk ke materi level 5. Oh ternyata ini level yang paling seru bagiku, bagaimana tidak, dilevel kali ini membahas tentang menstimulus anak suka membaca. Ini ada kenangan tersendiri buatku dimana mengenang 4 tahun yang lalu.
Diawali pertemuanku dengan iip ketika anak keduaku baru lahir dan waktu itu sempat mengikuti kuliah tiap rabu di wiziq. Serasa mendapat air di gurun tandus yang dikala itu aku benar benar mencari ilmu bagaimana mendidik anak anakku. Anak pertama kala itu berumur 3,5 th dan belum bisa ngomong hanya ngoceh tak jelas. Aku sangat bingung nih anak mau diapain? Yang ku tau hanya menjaga kesterilan tubuhnya dan makanan yang mesti sehat.
Dari iip aku banyak sekali belajar. Tiap rabu ketika kuliah mulai aku antusias tuk mendengar dan agak memaksa suami ikut dengar hihihi..ooooh ternyata begini..ooo ternyata begitu..
Apalagi pas bu septi cerita kalau anaknya elan bisa membaca diusia 4 tahun. Waw takjubnya aku. Begitu penasaran aku dan bertanya tanya apa yang mesti dilakukan. Bu septi menjelaskn anak anak dikenali buku sejak dini. Aku bertanya tanya buku yang seperti apa? Saat itu aku sangat minim info tentang buku anak anak. Aku hanya punya beberapa buku anak tapi aku tidak paham ini buku mau diapain. Sejujurnya aku tidak pandai berdongeng. Sama anak juga suka jaim. Si anak dikasi buku yang ada bukunya robek hehe..
Tak berhenti sampai disitu beberapa bulan kemudian aku ikut grup ibu ibu. Bertambah semangat lah aku. Disitu ternyata banyak yang homeschooling dan ini sesuatu hal baru bagiku. Ibu ibu itu sharing tentang mendidik anak dirumah dimulai dari 0 tahun. Aku juga baru dengar masa masa golden age yang sangat asing ditelingaku. Makin haus ilmu aku dibuatnya. Banyak buku parenting yang kubeli(walau ga smua terbaca hihi) dan selalu antusias dengan sharing ibu ibu tentang mendidik anaknya sesuai tahapan usia. Ada rasa khawatir jg saat itu karena anakku sudah berumur 4 thn. Hanya tinggal setahun ini saja lagi kesempatan bagiku. Ibu ibu juga menyinggung tentang buku anak anak. Aku takjub ternyata ada buku anak anak yang bikin anak suka membaca yah. aku tanya mbah google buku anak anak yang menarik. Trus kuminta pendapat suami, ternyata diawal pernikahan kami suami pernah berencana ingin membeli paket buku anak anak. Tanpa basa basi kami cari penjual. Aku share di fb siapa yg menjual buku paket tersebut. Begitu ada respon langsung kami transaksi. Begitu buku paket itu sampai ditangan kami tak henti hentinya rasa takjub dan penasaranku. Aku dan anak anakku membaca 27 buku itu dalam waktu semalam hahaha..benar benar buku yang sangat menarik.
Itulah awal mula kegilaanku suka buku anak anak..tiap hari yang dipikaranku nambah buku anak anak apalagi yah? aku rela tidak jajan, beli ini itu ataupun jalan jalan. Akupun irit irit demi membeli buku anak anak. Menabung hanya untuk beli buku anak anak. Ntah napa aku bisa tahan untuk tidak beli baju baru ataupun apalah. Tapi kalu lihat buku anak anak tak bisa ditahan mesti beli. Pelan pelan kami nabung buku alhamdulillah sekarang anak anak punya pustaka sendiri. Salah satu alasan kami mengepung anak anak dengan buku supaya anak pertama kami bisa beralih dari gadget ke buku. Salah kami juga sih yang memberi anak tontonan karena ketidaktahuan kami.
Alhamdulillah dengan adanya buku, anak anak cinta dengan bukunya dan suka membaca. Banyak hikmah yang kami dapat dari perjalanan 4 thn ini.
Kembali ke tantangan 5
Ternyata sisa waktu 10 hari lagi yang mau tak mau harus mulai dikerjakan. Salah satunya membuat pohon literasi. Karena waktu lumayan mepet aku mesti berpikir cepat bagaimana membuat pohon ini. Setelah dapat ide segera kukerjakan dengan bahan seadanya di rumah. Anak anak antusias membantu.
Alhamdulillah tiap hari mesti ada membaca karena buku buku ini ibarat sahabat main nya anak anak., pohon nya ditempel seadanya dulu karena udah lupa juga buku buku apalagi yg sudah dibaca saking banyaknya..
Tiap malam sebelum tidur juga biasanya membaca dulu dan sering buku itu ikut tidur dengan anak anak. Giliranku merapikan buku buku itu ketempatnya. Aku juga selalu ingatkan ke anak anak buku buku ini mesti dijaga dan dirawat.
Ada aturan yang kubuat untuk anak anak buku buku yang mana saja boleh dibaca dihari apa. Misal hari senin sampai jumat hanya boleh baca buku kisah dan islami. Hari sabtu ahad bebas membaca buku mana saja.
Anak anak bisa betah lama lama membaca buku. Buku buku juga sangat membantuku menjadi asisten sementaraku ketika aku lagi ada kerjaan di belakang hehe..
Anak anak sangat suka ketoko buku atau perpustakaan dibandingkan ke mall. Kalau ke mall pun pasti ketoko buku.
Ada rasa sangat bahagia yang kurasa ketika anak anakku menerima paket buku dan terucap rasa syukur alhamdulillah dari mulut mulut mungil mereka.
Buku adalah kado terindah bagi anak anak kami.. anak anak bahagia akupun bahagia..
Buku merupakan hiasan dinding terindah bagiku. Kumpul sekeluarga di ruang serbaguna perpus mini kami merupakan pemandangan terindah bagiku dan pojok ternyaman bagi kami smua yang merupakan suatu kebahagiaan di keluarga kecil kami.
Semoga buku buku ini menjadi berkah buat anak anak kami dan kami jg bisa menebar virus gemar membaca dari buku buku yang kami jual ini.
aamiin
#GameLevel5
#Tantangan Hari ke 1
#KuliahBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst






Tidak ada komentar:
Posting Komentar