Senin, 2 juli 2018
Bismillah
Ketika anak anak masih balita tidak paham uang sama sekali. Dikasi uang bisa bisa tuh uang diletak sembarangan. Mereka lebih suka diberi hadiah atau makanan. Kami juga tidak ada memberi uang jajan rutin atau uang yag disengaja beri untuk tabungan.
Ketika si abang umur 6 tahun mulai lah kami ajarin nominal uang agar tidak dipermainkan teman teman lingkungan yang nakal. Agar juga si abang paham kalau kertas ini berharga dan untuk belanja barang. Jika ingin sesuatu maka harus nabung si kertas ini dulu..
Awalnya si abang tidak ada keinginan membeli sesuatu jadi begitu dikasi uang selalu habis tuk jajan.
Alhamdulillah akhirnya si abang ingin sekali membeli sesuatu. Bunda selalu bilang kalau mau ya nabung. Nanti kalau cukup kita beli. Si abang pun dengan penuh semangat ingin menabung. Dikasi abi 10.000. Bunda kasi uang koin. Ketika lebaran tabungan si abang meningkat pesat. Alhamdulillah. Dikumpul semua uang raya nya yang dari tante, mbah, nenek, tante tante lain dan siapa siapa saja yang memberi uang raya. Alhamdulillah dapat banyak. Digabung sama uang adek insya allah bisalah membeli barang yang diinginkan nya sejak lama sekali.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Kamis, 12 Juli 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Menuju migrasi
Menuju Migrasi Kupu-Kupu Bismillah Ini kisah perjalanku selama bermain di Hutan Kupu-Kupu Bunda Cekatan Perkuliahan Buncek 3 ini sangat sur...
-
Game 1. TELUR HIJAU Bismillah Bersiap untuk melacak kekuatan Why oh why.. Ini adalah awal ceritaku ketika menjadi seorang ibu. Aku sempat ...
-
Rabu, 11 juli 2018 Bismillah Hari ini afka sudah bisa ke sekolah. Sepulang sekolah afka menunjukkan secarik kertas kecil berisi formulir ...
-
Senin, 9 juli 2018 Bismillah Siang ini sudah gak bisa tahan lagi. Benar benar gak tahan dan tak bisa menunggu lagi. Dengan sisa tenaga y...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar