Minggu, 09 September 2018

Temanku buku

Kamis, 30 agustus 2018

Bismillah
Setelah penuh perjuangan pencarian dan semangat karena penasaran buku apa yang dipakai bu Septi tuk anak anaknya sehingga umur 4 thn bisa membaca serta baru dapatnya ilmu ttg komprod ini, akhirnya mulai paham juga tentang buku anak anak yang selama ini memang tak pernah kulihat dan kusentuh haha..
Dan dimulai jugalah mengikis gengsi tuk jadi badut di hadapan anakku. Dan ini penuh perjuangan loh. Karena suami pun begitu juga. Sangat sok jaim malah kalau di depan anak. Jadi kami sama sama belajar jadi badut lah agar komunikasi bisa terjalin dengan si abang. Yang biasanya bahasa isyarat dan lebih banyak diamnya, perlahan lahan kami coba tuk banyak ngobrol dengan anak. Yang sebelum nya hanya bisa komunikasi hanya dengan kalimat " ci luuuk baa" kami tambahi dengan kalimat kalimat ataupun adegan badut lainnya..boneka tangan juga kami main kan. Abi ny pun jadi ada kegiatan baru yaitu jadi tunggangan anak anak dan tempat gelantungan anak anak hahaha..
Akupun mulai nyari info toko buku anak online dan offline. Begitu nemu ntah magic dari mana aku langsung berbinar binar melihat buku anak anak..mulai lah aku menyicil buku anak anak. Kalap aja lihat buku yang belum dipunyai..pokoknya buku anak jadi prioritas..stiap ada diskon ataupun postingan sale aku selalu stand by dan ikutan seru nya rebutan buku anak hahaha..
Tiap hari kusempatkan membacakan buku tuk anak anak..awal awal sih memang ada beberapa buku yang jadi korban sobekan. Dan tiap mulai membaca selalu kukasitau," nak bukunya dibuka pelan pelan yah, kita jaga jgn.sampai robek. Kalau robek buku ini kesakitan nak karena dia jadi luka.." alhamdulillah lama lama si abang jadi ngerti. Karena sering kedatangan paket buku si abang jadi mulai senang dengan buku dan jadi banyak pilihan untuk dia melihat isi buku.  Dari buku juga kuajarkan berbicara yang jelas.
Si abang yang awalnya tak bgtu tertarik dengan buku lama kelamaan jadi sering minta bacakan buku. Kalau bunda lagi sibuk si abang bermain dengan buku buku nya. Si buku sudah dianggap seperti teman temannya sendiri.
Kemudian aku juga mulai terpancing tuk mengajari si abang membaca..kubeli lah flash card dan mengajak abang membaca.
Lumayan berat juga sih dan lama juga..tapi kulakukan saja terus dan sabar walaupun sepertinya belum kelihatan hasilnya si.abang ini ngerti atau tidak dengan yang kuajarkan. Sampailah ketika dia berumur 5 th dan lumayan jelas bicara tiba tiba yang pernah kuajarkan keluar dari ucapan nya. Serasa seperti de javu. Terharu dan takjub..ternyata apa yang kuusahakan tidak sia sia walaupun mesti menunggu. Dan aku tidak berhenti disitu saja karena semakin bertambah usia anak semakin aku berusaha menambah ilmu. Serasa kejar kejaran dengan usia anak sulungku karena aku tidak mau menyesal lagi dengan ketertinggalan dan keterlambatan.

#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menuju migrasi

Menuju Migrasi Kupu-Kupu  Bismillah Ini kisah perjalanku selama bermain di Hutan Kupu-Kupu Bunda Cekatan Perkuliahan Buncek 3 ini sangat sur...