Gelanggang Inspirasi Founder
Ibu Septi Peni Wulandani
Berdaya Bersama Komunitas
Kapan waktu terbaik dan kenapa bergabung?
Bergantung pada rasa lapar teman-teman akan kebutuhan mencari dirinya mulai dari pengembangan diri, memahami diri, melihat peran yang ada disekitar sebagai perempuan, ibu dan istri. Nah pada saat ada lapar itulah waktu memerlukan sebuah komunitas.
Komunitas IP adalah sarana teman-teman untuk rasa lapar itu bukan sekedar ikut-ikutan.
Bagaimana memunculkan rasa cinta kepada komunitas?
Rasanya sama persis seperti melahirkan anak.
ketika seorang ibu melahirkan anak, itu sebenarnya bukan anak yang memerlukan kita, tapi sayalah ibunya yang sangat memerkukan kehadiran anak untuk meningkatkan kualitas peran saya sebagai manusia dihadapan Allah nantinya.
Komunitas ini lahir karena saya memerlukan untuk bertumbuh. Saya ingin meningkatkan kualitas peran saya sebagai wanita, ibu dan istri lewat komunitas.
Kitalah yang memerlukan komunitas, bukan komunitas yang memerlukan kita.
Saya mulai mencintai apa yang saya perlukan,saya cintai itu karena saya mencintainya tanpa pamrih apapun.
Karena dengan rasa cinta itu sebenarnya kita tidak perlu mempertanyakan apapun, kita akan berkomunikasi dengan sangat indah, tidak ada prasangka buruk apapun.
Kisah menarik :
2003 ada nama ibu profesional
2003-2005 baru ah iya
2008 mulai mempraktekkan aesuatu yg berbeda
2011 baru berbagi
Jam 9-10.30 tiap hari rabu sy akan berbicara ttg apa yang saya dapatkan. Tidak peduli ada orang yang hadir atau tidak.
2011 ada 100 ibu yang hadir
Kekonsisten inilah yang akhirnya melahirkan ibu profesional
2012 ada pedagang pasar yang datang mau ikutan streaming dan ikut webinar dari pasar.
Anaknya bilang itu teman ibu dari jepang? Wah aku nanti bisa sekolah di jepang.
Seorang anak yang menjadi percaya diri akhirnya sekolah di luar negri.
Mindset anak :
Ibuku belajar, ibuku temannya banyak, ibuku temannya sedunia. Itu membuat rasa percaya diri anak menjadi sangat tinggi.
Ketika nafas saya berakhir, maka ilmu saya terus mengalir, amal dan bahagianya terus mengalir.
Program saya 3 tahunan
2 tahun tumbuh
5 tahun sudah tinggal memantau
Setiap punya ide saya tidak bisa tidur dan harus dilahirkan.
Akhirnya saya break dan kasi waktu seminggu
Setelah itu mulai beraktivitas semangat lagi
Ketika cucu hadir ,ternyata waktu saya berantakan.
Saya ingin menemaninya 24 jam
Masa titen saya 3 tahun
12 hak paten itu polanya sudah jadi
Sebuah produk/komunitas/ ide dimasukkan ke inkubasi berapa lama itu jadi?
Nah ternyata treatman nya 3 thn ditungguin, dirasakan
5 thn tega untuk melepas, dipegang oleh manajemen, nama teman lah yang besar disana
Ketika jadi member baru?
1. Lihat foundernya/leadernya adalah cerminan membernya. Kalau 1 value maka masuk.
2. Core nya
3. Code of conduct
Lihat polanya komunikasi sehat/tidak
Dan tau caranya keluar baik agar terkenang
Kalau teman-teman ingin bahagia maka ambillah peran, tidak diberi peran.
Kalau tidak ingin bahagia tunggulah peran yang diberikan. Kadang yang diberikan itu tidak sesuai harapan.
Ketika berumah tangga :
Peran apa saja yang ada dirumah tangga, ambil yang bahagia dan jalaninya
Yang tidak bahagia diskusi apakah perlu rekrut/delegasi
Saya ingin berbagi kebahagian saya
Saya tidak ingin berbagi beban saya
Maka enak sama enak dan isinya sehat
Bisa belajar dengan tenang, berkembang dengan baik, tumbuh dengan indah, berkarya dan berbagi
akhirnya kehadiran kita berdampak.
Berusahalah berkomunikasi dengan founder dan tau siapa diatasnya. .
Pahami gagasannya. Kalau bisa temui/ telpon/email.Dan jangan percaya katanya. Di IP tudak boleh percaya katanya.
Dan jika meragukan saya tanyanya langsung ke saya.
Passion itu harus dicoba satu-satu
Kalau dulu sebelum 16 tahun.
Maka gak ada kata terlambat. Sekarang aja mulainya dan jangan terlalu lama dan bersungguh-sungguh.
Jika ada diskrimanasi di komunitas?
Kalau ada rasa tidak nyaman, maka diclearkan dulu. Apa memang merasa atau terjadi langsung klarifikasi ke foundernya. Jangan main asumsi dan lari ke orang lain.
Agar konsisten?
Yakin dengan diri dulu ketika masuk ke dalam komunitas sehingga tidak terpengaruh.
Jangan sampai ada fitnah/ghibah diantara kita.
Diingatkan coc ketika dikomunitas ada membicarakan yang lain.
Jika saya tidak bisa mengendalikan dan konsisten, maka ini bukan tempat saya bertumbuh.
Yang memutuskan adalah kita. Lanjut atau tidak. Konsisten itu bergantung pada diri kita. Banyak yang mundur gak apa nanti ada teman baru yang lebih baik.
Andaikata ada 1000 ibu yang berjuang dalam pendidikan anak , maka salah satu nya adalah saya
Ketika hanya ada 100, maka salah satunya adalah saya
Ketika hanya ada satu ibu yang hanya mau berjuang, maka itu adalah saya.
Drive nya internal diri
Peran diri di komunitas sangat menantang maka sesuaikan dengan kemampuan diri.
Berbinar gak menjalankan nya. Gak percaya diri dulu gak apa. Tanpa disuruh tetap menjalankan maka lama lama akan percaya diri.
Saya pengen berbicara
Tiap malam belajar berbicara di depan kaca
Rasa lapar muncul, perannya baru tapi kita berbinar semangat untuk melahapnya.
Jadilah warga yang baik, yang berbinar
Kesuksesan Ibu Profesional ketika hadir para pemain hebat di kampung mainnya masing- masing maka jadilah bagian dari itu.
Bermainlah dengan sungguh-sungguh
Berbinar di rumah
Bersinar di komunitas
Senin, 18 oktober 2021
#Resume2
#Gelangganginspirasifounder
#orientasikampungkomunitas
#balaimaingembira
#ibuprofesional2021
#komunitasibuprofesional
#kampungmain3
#semestakaryauntukindonesia
#salamberprestasi
#PrestAsyik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar